BORNEONEWS, Sampit - Pelaku diduga aksi penjambretan yang meresahkan warga Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya diciduk Polres Kotim saat melintas di Jalan Tjilik Riwut, Sabtu, 20 Mei 2023 malam
Pelaku aksi ksi penjambretan itu terjadi beberapa tempat seperti di Jalan S Parman, Jalan Juanda 14, dan Jalan MT Haryono Sampit, Kecamatan MB Ketapang, yang diduga dilakukan oleh pelaku yang sama.
Menurut salah satu keluarga korban penjambretan yang berinisial A bahwa yang mengalami kejadian penjambretan pada itu saat ibunya melintas di jalan tersebut dan tiba-tiba dijambret dan terjadi aksi kejar-kejaran antar korban dan pelaku.
"Saat itu ibu saya sedang melintasi Jalan S Parman dan ibu saya langsung dijambret oleh pelaku beruntung ibu saya tidak jatuh, namun ibu saya mengejar seorang diri menggunakan sepeda motornya hingga ke perempatan lampu merah SMPN 1 Sampit," kata A saat memberikan konfirmasi. Sabtu, 20 Mei 2023.
Saat itu pelaku mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy tanpa plat nomor kendaraan, diduga pelaku adalah seorang pria.
Akibatnya korban mengalami kerugian dengan sejumlah uang tunai hilang, surat penting kendaraan juga identitas pribadi turut lenyap.
Kabar demikian juga dikonfirmasi warga bahwa pada Jum'at lalu di Jalan Juanda 14 Sampit terjadi penjambretan, dan pada Minggu pekan lalu hal serupa juga terjadi menimpa seorang ibu-ibu yang pulang dari pasar.
--page
Sementara itu, dari seorang sumber bahwa terduga pelaku telah diciduk polisi dan diamankan ke Mapolres Kotim dan kini tengah dilakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku
"Terduga pelaku sudah diamankan di Mapolsek Baamang sekitar pukul setengah sembilan malam tadi," kata seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Terduga pelaku juga diyakini telah beraksi di empat lokasi berbeda di Kota Sampit sehingga meresahkan warga akhir-akhir ini. Pada saat diciduk polisi terduga pelaku juga masih memakai pakaian yang digunakan saat melancarkan aksinya. (BUDDI RAHMAT H/R)









