PENCANANGAN Kampung Keluarga Berencana (KB) di Lamandau, dipusatkan di Desa Samu Jaya, Kecamatan Lamandau, Selasa (22/3), yang diresmikan Wabup Sugiyarto ditandai dengan pembubuhan tanda tangan perwakilan SKPD, pemerintah kecamatan dan desa.


Dalam kesempatannya, Sugiyarto menilai bahwa kampung KB sangat positif untuk menekan angka kelahiran dan angka kemiskinan. 

Karenanya, pemkab akan serius mendukung program kampung KB yang diyakini bisa membawa masyarakat keluar dari garis kemiskinan dan hidup dalam kesejahteraan.


“Kampung KB telah menjadi ikon baru BKKBN sekaligus menjadi satu inovasi strategis untuk mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas dalam program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) secara utuh di lapangan. Pemkab juga berharap agar bidang lain juga kian meningkat bersamaan dengan dilaksanakan pencanangan (Kampung KB) ini,” sebutnya.


Selebihnya, wabup mengungkapkan perkembangan penduduk juga dinilai kian tidak terkendali, sehingga dengan adanya kampung KB ini diharap menekan angka kelahiran. 


Sehingga nantinya masyarakat juga bisa lebih produktif dengan lebih fokus berkarya dan bisa menyekolahkan anak hingga tingkat pergurian tinggi.


Sementara, Jalaludin, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng mengatakan pembentukan kampung KB ini adalah instruksi dari presiden RI Joko Widodo.


“Khususnya desa-desa yang berada di perbatasan dan terdapat masyarakat miskin. Namun pencanangan kampung KB ini supaya nantinya bisa mengikuti program KB dan bisa hidup sejahtera,” sebutnya.


Semakin banyak desa yang mengikuti kampung KB, kata dia, semakin bagus.

(HN/B-11)