BORNEONEWS, Sampit - Kedatangan Ustad Abdul Somad (UAS) di Masjid Wahyu Al Hadi Sampit memberikan berkah tersendiri bagi pedagang dari Banjarmasin.
"Kami datang berombongan 8 orang, semuanya berjualan," kata Helmi, salah satu pedagang dari Banjarmasin.
Mereka menjual alas untuk duduk, kipas tangan, dan poster Ustad Abdul Somad. Masing-masing berjualan dengan metode tersendiri. Ada yang keliling, ada pula yang menggelar dagangannya di satu tempat.
Poster UAS ukuran besar dibanderol Rp 20 ribu, sementara dagangan lainnya rata-rata harga Rp 10 ribu. Poster itu ia dapat dari agen sementara alas ia datangkan dari Pulau Jawa.
"Kalau kami jual di dalam Kota Banjarmasin yang besar ini hanya Rp 10 ribu. Karena di sini kami ada biaya transportasi. Kami menyewa mobil untuk ke sini," terangnya.
Dirinya mengaku, kesehariannya memang berdagang saat ada kegiatan keagamaan Islam di seluruh Kalimantan.
--page
"Sekali kegiatan seperti ini omsetnya bisa Rp 500 ribu. Kami memang berombongan, tetapi mengeluarkan modal masing-masing. Jadi hasilnya milik pribadi. Hanya saja pembayaran sewa mobil ditanggung bersama," demikian Helmi. (DEWI PATMALASARI/J)









