SEKRETARIS Jenderal PSSI Az­wan Karim menyebut bah­­wa Federasi Sepak Bo­­la Internasional (FIFA) dan Federasi Sepak Bola Asia (AFC) tidak memper­ma­salahkan status ketua umum PSSI La Nyalla Mah­mud Mattalitti sebagai ter­sangka kasus dugaan ko­rupsi oleh Kejaksaan Ting­gi, Jawa Timur.


Azwan menuturkan, se­telah mengetahui ke­pu­tus­an Kejati Jatim, PSSI lang­sung bergerak cepat de­ngan mengirimkan in­fo mengenai status La Nya­lla ke FIFA dan AFC. In­fo disampaikan melalui su­rat resmi yang dikirim te­pat di hari penetapan La Nyal­la sebagai tersangka, 16 Maret lalu.


“Saya mengerjakan lang­sung untuk melaporkan hal itu ke FIFA sampai jam 01.00 WIB, karena me­mang untuk menghin­dari la­poran-laporan masuk ke FIFA soal ini yang sifatnya ti­dak betul. Besok harinya, sa­ya dapat jawaban mela­lui telepon soal ini dari mem­ber association-nya AFC, karena saya tembusin su­rat itu ke AFC juga,” beber Azwan.


“AFC bilang ke saya, mere­ka meminta kami untuk ber­pegang dengan apa yang di­tuliskan di Statuta PSSI, di ma­na pada pasal 34 ayat 4 di­sebutkan anggota Exco harus tidak sedang dinyatakan ber­salah atas suatu tindakan kri­minal. Sementara itu, sta­tus Pak La Nyalla saat ini kan baru tersangka belum ter­pidana,” sebutnya.


“Jadi, mereka tidak memper­ma­salahkan status Pak La Nyal­la saat ini. Saya rasa, ja­waban FIFA pun tidak akan ber­beda. Kalau memang ha­rus ada surat untuk membuk­ti­kan pernyataan mereka itu, akan kami kabari lagi jika su­dah dapat suratnya dari me­reka,” tutur Azwan.


Sebelumnya, pemerintah In­donesia sesuai arahan dari Pre­siden Joko Widodo akan me­ngirim delegasi untuk ber­temu FIFA dalam waktu de­kat. Hasil pertemuan itu nan­tinya juga akan menentu­kan soal dicabut atau tidak­nya pembekuan terhadap PSSI. (Goal.com/B-3)