PELANTIKAN pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran-Habib Said Ismail (SOHIB) diperkirakan berlangsung Senin (28/3/2016) depan. 


“Kita tidak bisa memastikan tanggalnya kapan, karena kita pun juga menunggu. Namun kalau melihat aturan bahwa 20 hari setelah penetapan pemenang oleh KPU, yakni tanggal 8 Maret 2016, maka 20 hari setelah itu harus dilantik. Artinya jatuh pada tanggal 28 Maret 2016 nanti,” ucap Sekretaris Tim Pemenangan SOHIB, Ade Supriyadi di Palangka Raya, Selasa (22/3/2016).


Apalagi, lanjut dia, memori serah terima jabatan dari Penjabat Gubernur Hadi Prabowo kepada Pasangan SOHIB dijadwalkan pada Senin (28/3/2016).


“Jadi kemungkinan besar pelantikan tanggal 28. Sebab kalau tanggal 25, 26 dan 27 hari libur. Belum lagi adanya pernyataan KPU Kalteng dan Penjabat Gubernur bahwa pelantikan selambat-lambatnya akhir Maret,” jelasnya.


“Masih ada beberapa agenda dalam waktu dekat ini yang akan dijalani Pasangan SOHIB di Jakarta,  yakni menghadiri pelantikan di Istana Presiden, kemudian pelantikan Ketua PKK Kalteng yang akan dijabat istri Habib Said Ismail. Kemudian serah terima jabatan dari Penjabat Gubernur kepada pasangan terpilih di Jakarta,” tuturnya.


SOHIB memangani pemilihan gubernur Kalteng yang digelar pada 27 Januari 2016. Untuk sampai pada hasil kemenangan dan pelantikan, SOHIB harus melalui jalannya proses pemilihan yang berliku. Pilkada Kalteng seharusnya digelar pada 9 Desember 2015, bersamaan dengan pilkada serentak gelombang pertama se-Indonesia. 


Namun, sehari sebelum pemilihan, KPU menunda pelaksanaan pilkada karena Pasangan Ujang Iskandar-Jawawi yang telah dicoret dari kepesertaan pilkada menang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTTUN).


Setelah banding KPU menang di Mahkamah Agung, pilkada Kalteng kembali diikuti dua pasangan, yakni pasangan Willy M Yoseph-Wahyudi K Anwar (WIBAWA) sebagai lawan SOHIB.


WIBAWA yang kalah dengan selisih suara 3 persen lebih tak puas dan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Setelah MK tidak menerima gugatan itu, barulah SOHIB ditetapkan sebagai pemenang pada 8 Maret 2016 lalu. (PP/B-10)