MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Sekda Kabupaten Barito Utara, Muhlis mengatakan pelatihan perkoperasian dan budi daya madu kelulut serta penyuluhan pemanfaatan lahan non produktif disamping bertujuan memberikan wawasan, pengetahuan dan keterampilan kepada peserta, diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja, penanggulangan inflasi daerah dan mengurangi angka pengangguran terbuka di Kabupaten Barito Utara.

Sekda juga meminta kepada seluruh peserta pelatihan perkoperasian agar betul-betul serius mengikuti pelatihan ini, agar koperasi yang di kelola mampu menjadi koperasi yang maju, mandiri dan bermanfaat bagi anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya serta mampu mewujudkan koperasi menjadi soko guru perekonomian bangsa.

Bagi peserta pelatihan budi daya madu kelulut, juga diharapkan dapat mengikuti dan simak serta pelajari dengan baik apa yang disampaikan oleh para narasumber. 

“Baik materi teori maupun praktek dari instruktur atau pelatih, sehingga dalam menjalankan dan mengelola usaha budi daya madu kelulut baik dan benar,” ucap Sekda saat membacakan sambutan bupati dalam kegiatan tersebut di aula Bappeda litbang, Selasa 23 Mei 2023.

Kemudian, lanjut dia, kepada peserta penyuluhan pemanfaatan lahan non produktif desa eks transmigrasi, diharapkan bagaimana upaya maksimalisasi pemanfaatan lahan yang selama ini kurang bahkan tidak produktif menjadi lahan yang produktif, berhasil dan berdaya guna.

--page

“Sehingga dapat bernilai ekonomis yang dapat meningkatkan penghasilan ekonomi keluarga bahkan mampu menciptakan menjadi komoditi unggulan desa, kecamatan bahkan Kabupaten Barito Utara,” imbuhnya. (RAMADHANI/R)