BORNEONEWS, Buntok - Warga Kota Buntok, Barito Selatan, mengeluhkan lampu merah atau traffic light di perempatan jalan Kaladan-Pelita Raya-Pembangunan dan perempatan Panglima Batur-Veteran-Pembangunan tidak berfungsi atau lampunya tidak hidup.
Dedi, warga jalan AMD I yang kebetulan melintas perempatan Panglima Batur-Veteran-Pembangunan sangat menyayangkan lampu merah tidak berfungsi. Padahal perempatan tersebut merupakan jalur padat bagi kendaraan.
“Lampu merah di dua tempat itu tidak berfungsi sudah berlangsung kurang lebih empat hari ini,” kata Dedi kepada Borneonews, Rabu (23/3/2016).
Hal senanda diungkapkan Wawah. Ia tiap hari melewati lampu merah Jalan Kaladan selalu merasa khawatir dan takut. Itu lantaran traffic light mati dan tidak ada petugas yang mengatur lalulintas.
“Tabrakan motor pernah terjadi, namun beruntung tidak sampai ada korban jiwa. Kami berharap kepada dinas terkait untuk segera memperbaikinya, sehingga kejadian semacam ini bisa dihindari,” harap dia.
Ia menegaskan, jika memang tidak difungsikan dan tidak hidup, lebih baik bongkar saja traffic lightnya agar tidak mengganggu pengendara dengan berdirinya fasilitas tersebut.
“Lebih baik bongkar saja lampu merah tersebut dari pada mengganggu, karena tidak ada fungsinya juga,” tandasnya.
Pantauan Borneonews, sejumlah kendaraan terutama motor terlihat hati-hati saat melintasi perempatan tersebut. Walaupun jalan diperempatan itu tidak terlalu luas.
Namun sampai saat ini belum ada terjadi kecelakaan. Itu karena semua pengendara yang melintasi berhati-hati. (URIUTU DJAPER/m)


