BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) melaksanakan kegiatan kaji tiru dan pembelajaran lapangan desa cerdas dan desa inklusi di dua desa yaitu Desa Sumber Agung dan Desa Srimulyo Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, baru-baru ini.
Plt Bupati Kapuas, Nafiah Ibnor yang turut mengikuti kegiatan tersebut berpesan kepada para peserta agar mempelajari hal-hal penting dalam kegiatan itu dengan sebaik baiknya.
"Sehingga dapat dikembangkan dan dilaksanakan oleh desa-desa yang ada di Kabupaten Kapuas," harap Nafiah, Rabu, 24 Mei 2023.
Dengan kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mewujudkan program desa cerdas dan desa inklusi yang dilaksanakan di tahun 2023 yang ditetapkan oleh Kemendes PDTT, yang mana Kabupaten Kapuas merupakan salah satu lokus program desa cerdas dan desa inklusi.
"Pada tahun ini, desa-desa di Kabupaten Kapuas akan fokus untuk menjadi desa inklusi sesuai dengan kondisi wilayahnya masing-masing, sehingga dapat memberikan berbagai manfaat, salah satunya untuk mendukung program food estate sesuai apa yang ditargetkan oleh pusat," ucapnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Kapuas, Budi Kurniawan selaku Ketua Rombongan menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh 164 orang peserta yang terdiri dari 77 desa di Kabupaten Kapuas.
--page
“Peserta dari Kabupaten Kapuas adalah para kepala desa beserta perangkat desanya masing-masing," ucap Budi. (DODI RIZKIANSYAH/R)








