BORNEONEWS, Palangka Raya - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan agar tidak tergesa-gesa untuk juga menyatakan Indonesia bebas pandemi Covid-19.
“Indonesia masih mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kewaspadaan. Jangan sampai kita tergesa-gesa menyampaikan bebas pandemi. Jadi saat ini kita masih dalam fase transisi menuju endemi,” kata Wiku.
Sementara kebijakan berakhirnya pandemi Covid-19 belum dikeluarkan oleh pemerintah. Masyarakat diminta untuk tetap menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya proteksi diri dari paparan Covid-19.
“Ingat bahwa virus ini masih ada dan menular, proteksi diri tetap harus dilakuakan, baik dengan protokol kesehatan maupun vaksinasi,” pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Rabu 24 Mei 2023 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah tiga kasus, masing-masing dari Palangka Raya, Kapuas, dan Gunung Mas.
Pasien sembuh bertambah sembilan orang, yakni Kotawaringin Barat tujuh orang dan Barito Utara dua orang. Sedangkan jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan.
--page
Secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 60.828 kasus, pasien sembuh 58.979 orang, dan pasien meninggal dunia 1.749 orang.
Dari data terkonfirmasi, kasus aktif yang dirawat dirumah sakit bertambah dua orang dan yang isolasi mandiri bertambah satu orang. (HERMAWAN DP/R)








