SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Semangat sekolah penggerak menyebar hingga pelosok daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur. Salah satunya di SDN 1 Tumbang Tilap, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur. 

"Kami selalu ingin berubah menjadikan pendidikan kami lebih baik. Dalam pengertian karena sekolah di daerah kami banyak yang tertinggal, dengan program sekolah penggerak sekolah kami menjadi lebih baik. Disama ratakan dengan sekolah kabupaten," kata Kepala Sekolah SDN 1 Tumbang Tilap Fitriani, Rabu, 24 Mei 2023.

Tantangan terbesar bagi sekolah penggerak di daerah pelosok tak lain ialah kondisi infrastruktur yang sangat ekstrim. Bahkan kondisi daerah banjir tak melunturkan semangat untuk tetap menjalankan aktivitas sekolah. 

"Dalam satu bulan itu bisa 3 kali banjir tetap kami lakukan seperti biasa. Kadang harus berjalan 2 kilometer menuju sekolah tetapi kami tetap semangat melaksanakannya," ujarnya. 

Banyak manfaat sekolah penggerak dirasakan. Salah satunya kompetensi guru lebih meningkat yang berdampak pada peningkatan nilai peserta didik. 

Merdeka memberikan keterbukaan terhadap tenaga pendidik. Lebih berkolaborasi dan solidaritas. Karena keterbukaan menjadi penting dalam merdeka belajar. 

--page

"Harapan kami dengan dijadikannya sekolah penggerak ini bisa meningkatkan sarana prasarana dan tenaga pendidik kami ke arah yang lebih baik," demikian Fitriani. (DEWI PATMALASARI/J)