PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sepak sawut menjadi salah satu lomba dalam rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2023 yang cukup menarik perhatian masyarakat.

“Antusias masyarakat untuk menonton lomba sepak sawut sangat tinggi,” ungkap Kordinator Lomba Sepak Sawut Hendro, baru baru ini.

Ia menilai penontonnya sangat luar biasa jika dibandingkan tahun lalu. Pascapandemi Covid-19 dinyatakan berakhir, pihaknya juga bisa melaksanakan event-event besar dengan lebih leluasa.

Dia berpesan kepada para penonton agar tetap menjaga ketertiban dan kepada para pemain agar menjaga sportifitas.

Lomba sepak sawut ini dilakukan secara berkelompok, dimana tiap kelompok berjumlah 5 orang peserta. Dalam 1 kali permainan dilakukan selama 2x10 menit dan difokuskan di Gor Serbaguna Palangka Raya.

--page

Dilaporkan total ada 8 kontingen yang turut serta dalam lomba ini, mereka perwakilan dari Kabupaten Murung Raya, Pulang Pisau.

Kemudian, Kabupaten Barito Selatan,  Kotawaringin Timur, Kota Palangka Raya, Kapuas, Barito Utara dan Sukamara. (HERMAWAN DP/J)