ITALIA akan menjajal kekuatan Spanyol dalam laga uji coba di Dacia Arena, Udine, Jumat (25/3/2016).
Menjelang laga pertamanya menghadapi juara Piala Dunia 2010 itu, pelatih timnas Italia Antonio Conte, dikabarkan tengah mencoba skema baru.
Italia asuhan Conte yang biasa bermain dengan formasi 3-5-2 akan bertransformasi dengan menerapkan skema 3-4-3 saat menghadapi Spanyol nanti.
Dua formasi itu memang sepintas mirip namun Conte menawarkan daya ledak yang lebih besar di barisan depan dengan formasi anyar tersebut.
Tiga striker memang harus dicoba oleh Conte mengingat ia memanggil lumayan banyak penyerang untuk uji coba melawan La Furia Roja dan Jerman dalam sepekan ke depan.
Posisi kiper rasanya sudah hampir pasti selalu menjadi milik Gianluigi Buffon. Untuk tiga bek sejajar, satu tempat akan dimiliki oleh Leonardo Bonucci.
Dengan cederanya Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli, akan menarik siapa yang bakal ditunjuk Conte untuk menemani Bonucci.
Daniele Rugani, Francesco Acerbi, Davide Astori, dan bahkan Matteo Darmian sangat berpeluang mengisi posisi itu.
Dua gelandang sentral menurut prediksi media Italia nantinya akan ditempati Thiago Motta dan Jorginho sebagai debutan baru.
Keduanya akan diapit Alessandro Florenzi dan Luca Antonelli di sisi sayap. Beberapa nama lain seperti Federico Bernardeschi dan Stephan El Shaarawy juga layak dicoba di posisi sayap tersebut.
El Shaarawy musim ini sudah pernah memainkan posisi itu di AS Roma pada awal kepelatihan Luciano Spalletti dan berhasil.
Menarik juga ditunggu siapa yang akan mengisi barisan depan. Graziano Pelle jelas menjadi favorit dengan diapit oleh Eder atau Antonio Candreva. El Shaarawy, Lorenzo Insigne, dan Simone Zaza juga bisa dicoba oleh Conte dalam dua pertandingan nanti.
Bagaimana pun juga, dua laga uji coba ke depan memang harus dimanfaatkan dengan benar oleh Conte untuk menguji skuadnya. Mengingat Italia banyak dihuni muka baru di Euro 2016.
Dari kubu lawan, pelatih Spanyol Vicente Del Bosque memprediksi laga melawan Gli Azzurri akan berlangsung sengit meski hanya
bertajuk uji coba.
Prediksi itu ia lontarkan dengan alasan telah mengetahui kehebatan Antonio Conte sejak masih melatih Juventus. Menurutnya, Italia kini memiliki kesamaan dengan Juventus di era Conte, juga tidak terlalu beda dengan ketika dilatih Cesare Prandelli, yang telah beberapa kali dia hadapi. (Sdm/Ant/B-3)








