BORNEONEWS, Palangka Raya – Kabupaten Murung Raya berhasil meraih posisi puncak dalam lomba sepak sawut dalam rangkaian Festival Budaya Isen Mulang FBIM 2023.
Sedang runer up, Juara II berhasil diraih oleh Kabupaten Sukamara dan Juara III diraih oleh Kabupaten Barito Selatan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng Adiah Chandra Sari menyampaikan sepak bola sawut merupakan salah satu budaya masyarakat Kalteng.
“Sepak sawut sebagai budaya di Kalteng merupakan kegiatan yang dilakukan pada saat ada kematian di suatu desa,” ungkap Adiah, baru baru ini.
Tradisi ini dimaksudkan untuk mengusir roh-roh jahat dengan cara menjadikan bola api sebagai alat untuk menakut-nakuti roh jahat.
Sepak sawut menggunakan kelapa kering yang terlebih dahulu dipukul-pukul agar empuk kemudian direndam di minyak tanah beberapa menit.
--page
Kelapa rendaman minyak akan mampu menghasilkan api yang besar atau tinggi. Semakin tinggi api maka semakin bagus, agar roh jahat pun menjadi lebih takut. (HERMAWAN DP/R)









