BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara bersama kelompok tani (Poktan) Hortikultura Desa Trinsing Kecamatan Teweh Selatan bersama melaksanakan tanam bersama 4.500 bibit cabai rawit di lahan pertanian mandiri Desa Trinsing.
Kegiatan tanam cabai rawit tersebut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Ir Sugeng, Sekretaris Dinas Pertanian Husnul Khotimah, Kades Trinsing Yulianto, menyertai 5 Kepala Bidang, Kelompok Tani Hortikultura Mandiri, Petugas Penyuluh Lapangan serta tokoh masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Barito Utara Ir Sugeng mengatakan di Desa Trinsing sekarang ini sedang digalakkan tanaman cabai.
Tanaman ini di Desa Trinsing sekarang ini sudah hampir mencapai tujuh hektar dan ini yang sangat menggembirakan sekali.
“Lahan baru yang akan dibuka nantinya pada bulan-bulan ke depan akan mencapai lima hektare untuk tanaman cabai rawit ini di desa Trinsing. Dan saat ini yang sudah tanam mencapai tujuh hektar,” kata Sugeng, Kamis 25 Mei 2023.
Selain itu beberapa waktu lalu, tanaman cabe yang ditanam sebanyak 3.000 pohon, panen mencapai 5 kuintal.
“Harga cabai yang sekarang Rp70.000 per kilogram, andaikan petani panen 500 kilogram hampir mencapai Rp 3.500.000,- dalam satu minggu petani panen dan dikalikan 4 sudah hampir Rp 14.000.000,-,” ujarnya.
--page
Ketahanan tanaman komoditi cabe rawit ini mampu bertahan selama 8 bulan. “Artinya Rp12 juta satu bulan dikalikan Rp 8 juta hampir Rp 96 juta dalam satu musim tanam, apalagi kalau kita menanam cabe ini hingga luasan 7 hektar,” ucap Sugeng.(RAMADHANI/R)









