SEJUMLAH desa di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, terendam banjir pascapeningkatan intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir


Camat Seruyan Hilir Timur Idham BW Kusumah di Kuala Pembuang, Rabu (23/3/2016), mengatakan salah satu desa di kecamatannya yang hingga kini masih terendam banjir adalah Desa Tanggul Harapan.


“Dari hasil kunjungan kita ke lapangan, ada banyak rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian mencapai satu meter,” katanya.


Ia menjelaskan, kondisi banjir semakin parah apabila menjelang sore hingga malam hari, karena pada saat itu debit air Sungai Seruyan akan mengalami peningkatan sehingga warga harus berada di lokasi yang lebih tinggi agar dapat tetap beraktivitas seperti memasak atau tidur.


“Menurut keterangan masyarakat yang tinggal di desa tersebut, banjir yang terjadi merupakan siklus yang biasanya terjadi enam tahun sekali,” katanya.


Selain merendam rumah warga, banjir yang sudah terjadi selama beberapa hari itu telah merendam fasilitas umum lainnya seperti jalan sehingga membuat warga kesulitan untuk beraktivitas. Bahkan anak-anak harus basah kuyup saat pergi ke sekolah.


“Kondisi ini sudah kita sampaikan kepada bupati agar dapat ditindaklanjuti. Kita juga sudah berkoordinasi dengan aparat desa agar mendata berbagai keluhan atau keperluan warga selama terjadinya banjir,” katanya.


Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan Arniansyah mengatakan, berdasarkan informasi di lapangan, banjir tidak hanya terjadi di desa yang ada di Kecamatan Seruyan Hilir Timur tapi juga desa di Kecamatan Danau Seluluk dan Danau Sembuluh.


“Tapi karena belum ada laporan, kita belum bisa pastikan ada berapa desa yang terkena banjir, namun seperti banjir yang terjadi di Kecamatan Danau Seluluk, sempat membuat sekolah diliburkan beberapa hari,” katanya.


Pemerintah kabupaten masih melakukan pendataan terhadap korban bencana banjir. Agar selanjutnya bisa diserahkan bantuan untuk korban banjir.

(ANT/B-11)