PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) turut mempromosikan penampilan berbagai tarian daerah yang dikemas melalui lomba tari pedalaman.

Lomba tari pedalaman menyajikan kekhasan seni tari daerah Kabupaten/Kota se-Kalteng, dengan kelebihan dan ciri khas masing-masing sebagai produk masa lampau dan usaha pengembangannya di masa kini.

Sebanyak 10 kabupaten/kota se-Kalteng ikut berpartisipasi dalam lomba ini antara lain Kabupaten Gunung Mas, Barito Timur, Kapuas, Kotawaringin Timur, Katingan, Murung Raya, Kotawaringin Barat, Barito Utara, Lamandau dan Kota Palangka Raya.

Salah Seorang Dewan Juri, Gandung Djatmiko mengatakan kriteria penilaian lomba tari pedalaman yaitu kesesuaian tema yang mengandung unsur asli kearifan budaya daerah Kalteng.

Kemudian, gerak tari yang mengandung unsur kreativitas harus tetap berpijak pada gerak tari yang terdapat di Kalteng, serta gerak dan tema tari merupakan ide/gagasan yang berakar dari tradisi dan seni budaya masing-masing daerah (bukan ide/gagasan yang didapat dari daerah lain).

--page

"Kami para juri juga akan menilai riasan penari, busana, dan properti apakah sesuai dengan tema tari yang mencerminkan ciri khas budaya Kalteng," kata Gandung. (HERMAWAN DP/Y)