BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kapal taxi Mendawai Exprees dari Pagatan Mendawai menuju Banjarmasin, Sabtu kemarin mengalami musibah dihantam gelombang di Ujung Malatayur Desa Sei Bakau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau.
Kepala Desa Sei Bakau, Jali Rahman membenarkan kejadian tersebut, ia menjelaskan sekitar pukul 18.00 WIB pihaknya mendapat laporan dari nelayan desa setempat terkait dengan musibah kapal penumpang tersebut.
Ia melanjutkan, dengan menggunakan tiga kelotok yang berisikan 50 orang serta ditambah dengan relawan Desa setempat dan personel Polsek sudah bergerak ke lokasi kejadian. Sampai saat ini, semua korban sudah bisa diselamatkan sekitar pukul 21.30 WIB tadi malam.
"Semua penumpang sudah ditemukan disekitaran pesisir laut Sei Umbang Ujung Malatayur Desa Sei Bakau dan sudah dievakuasi sekitar pukul 07.00 WIB,"ucap Jali, Minggu 28 Mei 2023.
Untuk diketahui nama penumpang, motoris dan kernet dari kapal taxi Mendawai Express yang mengalami kecelakaan tersebut ialah Tukini (57), Didik Mayatno (39), Tri Ningsih (31), Kevin (12), Noval (9), Jopita (3), Hamdani, Agus (motoris) dan Ugus (kernet) yang total keseluruhannya berjumlah sembilan orang.
--page
Ia menambahkan, penyebab terjadinya musibah tersebut dikarenakan kapal dihantam gelombang besar sehingga mesin kapal tersebut mendadak mati. Setelah itu, motoris segera bergegas mengarahkan kapal menuju pesisir agar semua penumpang bisa selamat. ( M PRADILA KANDI/H)









