BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kapuas diwujudkan dalam kegiatan yang mengasah keahlian dan keterampilan baru bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Seperti yang dilaksanakan WBP Rutan Kapuas membuat dan memproduksi batako. Proses pembuatan batako dilakukan di depan Aula oleh 7 orang WBP yang telah dipilih dan diawasi langsung oleh Petugas Pengawas Pembinaan Batako, F.M Simanjuntak.
Selanjutnya, warga binaan tersebut melakukan praktek langsung. Kegiatan produksi batako di Rutan Kapuas sudah lama dilakukan namun masih sebatas memenuhi kebutuhan bahan bangunan di dalam Rutan.
"Saat ini produksi hanya dimanfaatkan untuk keperluan bangunan di Rutan saja. Harapannya ke depan kita bisa meningkatkan produksi untuk permintaan dari luar Rutan juga," kata F.M Simanjuntak, Minggu, 28 Mei 2023.
Dengan meningkatnya produksi, tentu jumlah warga binaan yang ikut dalam kegiatan kemandirian pun juga bertambah, sehingga lebih banyak warga yang mendapatkan keahlian baru dalam membuat batako.
--page
Terlebih saat ini masyarakat banyak yang memilih batako karena lebih terjangkau dan memberikan hasil yang rapi. Dengan demikian, keahlian membuat batako ini tak diragukan lagi manfaatnya bagi warga binaan ketika sudah bebas nanti.
"Senang bisa dapat tambahan ilmu. Selain mengisi waktu luang, kegiatan ini juga bermanfaat untuk saya mencari nafkah di luar nanti," ucap DR salah satu warga binaan yang ikut dalam produksi batako. (DODI RIZKIANSYAH/H)









