TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sekretaris Dewan Pimpinan Kabupaten atau DPK Partai Keadilan dan Persatuan atau PKP Barito Timur Anugerah Pebrianto menegaskan bahwa partai tempatnya bernaung itu tidak bubar meski belum lolos untuk mengikuti Pemilu 2024.

Penegasan itu disampaikan pria yang akrab disapa Aan ini untuk menanggapi isu yang beredar di masyarakat bahwa PKP bubar mau terjadi dualisme kepengurusan.

"Menyangkut masalah ini kami juga sudah menyampaikan surat ke DPRD Barito Timur bahwa kepengurusan PKP dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten itu jelas dan terang-benderang. Hingga kini ketua umum masih dijabat oleh Mayor Jenderal TNI Marinir (Purn) Yussuf Solichien untuk periode 2021-2026," ucapnya di Tamiang Layang, Senin, 29 Mei 2023.

Aan mengakui bahwa beberapa waktu lalu terjadi dualisme kepengurusan, namun Kementerian Hukum dan HAM tetap mengakui kepengurusan PKP di bawah kepemimpinan Yussuf Solichien.

"Jadi sekarang tidak ada dualisme dan PKP tidak bubar sekalipun gagal menjadi peserta Pemilu 2024," terangnya.

--page

Dengan demikian lanjut Aan PKP tetap memiliki kewenangan untuk mempertahankan kursi yang diperoleh PKP di DPRD Barito Timur hingga akhir periode 2019-2024 serta berhak untuk melakukan Pergantian Antar Waktu atau PAW terhadap anggota DPRD dari PKP yang telah berpindah ke partai lain.

Diketahui saat ini PKP sedang mengusulkan PAW untuk 3 anggota DPRD Barito Timur dari Fraksi PKP dengan alasan yang bersangkutan telah pindah partai.

Adapun kader yang dipersiapkan sebagai anggota DPRD Antar Waktu yakni Bina Karya, Bona Vebriani dan Dita Anggraini. (BOLE MALO/Y)