PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul mengingatkan potensi permasalahan kesehatan mental terjadi di masyarakat.

“Laporan terbaru menunjukkan, kunjungan ruang gawat darurat untuk krisis kesehatan mental melonjak di antara anak-anak, remaja, dan dewasa muda di Amerika Serikat dari 2011 hingga 2020,” sebut Suyuti dalam keterangannya di Halaman Kantor Dinkes Kalteng, baru baru ini.

Suyuti menyampaikan tingginya masalah kesehatan mental di kalangan remaja tak hanya di amerika serikat, tapi terjadi secara global, termasuk di Indonesia.

“Masalah kesehatan mental dewasa muda, remaja, dan anak meningkat setelah isolasi dan gangguan pandemi Covid-19,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan kesehatan jiwa terintegrasi dalam setiap fase dari siklus hidup terutama di kelompok usia produktif.

--page

Skrining jiwa yang dilakukan bukan sebagai alat untuk mendiagnosis penyakit/gangguan jiwa tertentu, namun untuk memahami dan mengenali masalah yang mungkin sedang dialami dan membantu petugas menemukan indikasi akan adanya masalah kesehatan jiwa secara dini. (HERMAWAN DP/Y)