BORNEONEWS, Gunung Mas - Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong meminta kepada masyarakat bersabar menunggu perbaikan ruas jalan penghubung Kuala Kurun – Palangka Raya, oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Saat ini sedang berlangsung proses administrasi perbaikan jalan penghubung tersebut.
“Mohon sabar masyarakat, karena dalam melakukan kegiatan itu ada prosedurnya. Tapi saya yakin ketika pekerjaan itu dilakukan nantinya dan sudah penandatangan kontrak. Pemerintah provinsi tidak lagi membiarkan dan tidak akan terjadi kerusakan-kerusakan parah di ruas jalan,” ujar Arton kepada wartawan disela-sela mengikuti musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kamis (24/3/2016).
Menurut dia, Pemerintah Provinsi berusaha maksimal melakukan perbaikan jalan penghubung tersebut. Namun lantaran kondisi curah hujan tinggi, mengakibatkan kontur tanah menjadi labil. Ini mengakibatkan jalan mudah rusak sehingga arus lalu lintas terganggu.
“Kita memohon maaf kepada masyarakat yang menggunakan jalan itu (ruas Kuala Kurun – Palangka Raya). Perbaikan jalan itu bukan merupakan kewenangan kabupaten, namun itu kewenangan pemerintah Provinsi Kalteng,” terang dia.
Pada kesempatan itu Bupati Gumas mengingatkan kepada masyarakat yang menggunakan mobil angkutan melewati ruas Kuala Kurun–Palangka Raya agar memperhatikan muatan angkutan yang dibawa. Saat kondisi jalan rusak muatan angkutan berlebihan bisa menyebabkan kendaraan amblas dan mengganggu pengendara lainnya.
“Olah sebab itu kepada pengguna jalan, agar muatan angkutan dikurangi jangan seenaknya. Karena ruas jalan kita ini dalam kondisi rusak sekarang, berbeda dengan jalan kita saat masih baik. Mari semua pengguna jalan agar berhati-hati dan agar sabar,” pesan Arton.
Sebagai informasi, dalam beberapa hari terakhir arus lalu lintas di ruas Kuala Kurun - Palangka Raya terganggu dan terjadi kemacetan. Terutama di sekitar titik yang rusak parah di Desa Tumbang Danau dan Desa Dahian Tambuk, Kecamatan Mihing Raya.
“Kita harapkan jalan yang rusak cepat dilakukan perbaikan. Sehingga arus lalu lintas kembali normal,” kata Candra, 35, pengendara yang kerap melintasi ruas jalan Kuala Kurun – Palangka Raya kepada Borneonews, Jumat (25/3/2016). (EPRA SENTOSA/m)


