PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemprov Kalteng kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) keuangan tahun anggaran 2022 dari badan pemeriksa keuangan (BPK) RI.

Menanggapi hal itu Anggota DPRD Kalteng, Ferry Khaidir berharap raihan WTP tersebut agar bisa dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja serta profesionalitas seluruh aparatur sipil negara (ASN) di setiap instansi diruang lingkup Pemprov Kalteng.

"Raihan WTP itu merupakan yang ke 9 kali secara berturut-turut diraih oleh Pemprov Kalteng, jadi sudah sepatutnya dijadikan sebagai acuan untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang lebih baik dan maksimal lagi kepada masyarakat," ucapnya, Kamis, 1 Juni 2023.

Ia mengatakan supaya sistem pemerintahan dapat berjalan maksimal dan WTP itu bisa dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya, maka seluruh SOPD agar melaksanakan tugas dengan baik sesuai tupoksi dan aturan serta wewenangnya.

"Jangan sampai kinerja ASN di lingkungan Pemprov Kalteng setelah mendapatkan Opini WTP tersebut malah jumawa dan kinerja tidak maksimal, sehingga membuat pelayanan menjadi kurang baik, tentu kepala daerah juga harus berperan mengawasi dan mengingatkan hal itu," ujarnya.

Dia juga turut mengapresiasi kinerja Pemprov Kalteng yang selama ini sudah berjalan baik terutama dalam menyajikan laporan keuangan, sehingga dapat mempertahankan opini WTP dari BPK RI, dan diharapkan pada tahun-tahun berikutnya opini itu kembali dapat diraih.

"Sebagai mitra pemprov kami di DPRD Kalteng akan senantiasa mendukung setiap program yang baik untuk pembangunan maupun mensejahterakan masyarakat. Kita juga minta sejumlah catatan dari BPK RI bisa segera diselesaikan dengan cepat sampai batas waktu yang telah ditentukan," tandasnya. (DONNY D/R)