BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor melepas 188 jemaah calon haji yang rencananya akan diberangkatkan menggunakan pesawat charter melalui Bandara H Asan Sampit menuju embarkasi Banjarmasin, Jumat besok, 2 Juni 2023.
"Hari ini kita secara resmi melepas jemaah colon haji tahun 2023 dan alhamdulillah jumlah kuota kita cukup besar bahkan ada tambahan kuota 20 orang," kata Halikinnor, Kamis, 1 Juni 2023.
Dirinya melepas calon jemaah haji di Aula Kompleks Islamic Center Sampit. Dalam sambutannya ia mengutarakan niatnya memberangkatkan jemaah calon haji menuju embarkasi agar mereka tetap dalam kondisi prima saat melakukan ibadah.
"Mereka bisa langsung beribadah dengan baik. Biasanya kalau ke Madinah ada arbain 40 waktu yang tidak boleh terputus tentu memerlukan stamina yang cukup baik. Apalagi tadi ada jemaah haji kita yang berusia 93 tahun," ujarnya.
Adapun jumlah calon jemaah haji kloter 4 yang dipaparkan oleh Asisten I Setda Kotim Rihel, sebanyak 188 orang akan diberangkatkan terdiri dari 87 jemaah laki-laki dan 101 jemaah perempuan. Sebanyak 6 orang diantaranya menggunakan kursi roda dan akan didampingi oleh jemaah haji lainnya.
--page
Jemaah calon haji diberangkatkan menuju embarkasi Banjarmasin menggunakan pesawat charter, Jumat, 2 Juni 2023, menggunakan pesawat jenis Boeing 737-500 dengan 2 kali penerbangan.
"Pemberangkatan menuju embarkasi kami bagi 2 penerbangan. Yang pertama take off pukul 05.00 WIB jadi check in jam 03.00 WIB. penerbangan kedua take off pukul 08.20 WIB jadi check in 06.00 WIB," terang Rihel.
Lanjutnya, seluruh jemaah calon haji dari Sampit akan berangkat menuju Jeddah Sabtu, 3 Juni 2023, pukul 00.00 WITA. Pemberangkatan itu bersamaan dengan calon jemaah haji dari Barito Selatan.
"Biaya pemberangkatan menuju embarkasi PP menggunakan pesawat dari bandara, lalu ke asrama haji banjarbaru naik bus serta bongkar muat dibayar oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Melalui dana DPA SKPD Setda bagian kesra. Ini bentuk kepedulian pemerintah memberikan pelayanan terbaik jemaah haji. Hanya Kotim yang menggunakan pesawat lainnya pakai bus," demikian Rihel. (DEWI PATMALASARI)









