BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kawasan Jalan Sutan Syahrir, Pangkalan Bun, yang merupakan kawasan perkantoran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjadi tempat remaja nongkrong dan pesta minuman keras.
Titik yang sering jadi tempat nongkrong adalah PWI Kobar, BKD Kobar, Labkesda, hingga di kawasan kantor Bupati Kabupaten Kobar.
Aktifitas negatif ini bukan menjadi rahasia umum dan sudah berlangsung sejak lama. Walau acapkali ada tindakan oleh Satpol PP Kabupaten Kobar, anak-anak yang masih berstatus pelajar ini tidak jua jera.
Selain jadi ajang tongkrong dan pesta minuman keras, kawasan Sutan Syahrir juga sering menjadi arena untuk balapan liar. Apalagi saat malam minggu tiba, sejak pukul 19.30 WIB, di kawasan ini sudah banyak anak remaja berkumpul.
Borneonews kerap menemukan botol-botol air mineral bekas tempat arak. Seperti Jumat (25/3/2016) pagi, depan kantor PWI berserakan botol yang beraroma minuman jenis arak dan beberapa minuman gelas.
Ketua PWI Kabupaten Kotawaringin Barat Tumarno saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui apabila kantornya sering menjadi tempat nongkrong dan melakukan aktifitas negatif. Ia justru berharap dan meminta bantuan dari Satpol PP untuk menindaklanjuti hal itu dengan melakukan patroli rutin di kawasan Sutan Syahrir.
"Kami juga baru tahu hal itu. Masalahnya kalau malam tidak ada yang menjaga. Selain itu karena kantor PWI pintu pagarnya tidak ada sehingga mudah saja siapa saja masuk ke area perkantoran," kata Tumarno, Jumat (25/3/2016).
Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Kobar Hasan Basri. menegaskan, pihaknya tidak bosan-bosan melakukan patroli di kawasan tersebut. Untuk itu ia berjanji akan berkoordinasi dengan Kasi Ops Satpol PP untuk lebih rutin melakukan pengawasan di titik-titik yang menjadi pusat berkumpulnya anak-anak remaja.
"Padahal kita sudah rutin melakukan patroli di kawasan itu, nanti saya koordinasikan dengan Kasi Ops untuk menindaklanjuti hal ini," tegas Kasatpol PP Hasan Basri. (KOKO SULISTYO/m


