Tahun anggaran 2016 ini, bantuan ternak berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertanian dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) akan digelontorkan bagi kelompok-kelompok ternak di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Khusus untuk ternak sapi bersumber dana APBN, terdapat sekitar 575 ekor sapi ras Brahman Cross (BX) yang akan disalurkan. Beserta sejumlah peralatan pendukung kegiatan peternakan yang dibutuhkan.
Dalam rapat kerja Komisi B DPRD bersama Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kobar, di ruang rapat DPRD Kobar, Rabu (23/3) kemarin. Kepala Distanak Kobar, Rosihan Pribadi menuturkan, bantuan ternak sapi ras Brahman Cross yang disalurkan tahun ini, merupakan ternak sapi yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2015.
Pengadaannya dilakukan oleh satuan kerja dari Kementerian Pertanian. "Tahun kemarin pemenang lelang sudah ada, tapi sapinya tidak datang. Jadi disalurkan tahun ini. Bahkan jadi ada tambahan tiga kelompok," ujar Rosihan Pribadi.
Bantuan ternak sapi asal Australia ini akan disalurkan kepada kurang lebih 23 kelompok ternak di Kobar. Per kelompok akan mendapatkan kurang lebih 25 ekor ternak sapi yang diarahkan untuk peternakan kandang komunal. Sapi impor ini diperkirakan akan tiba di Kobar pada Juni mendatang.
Bantuan APBN ini sepaket dengan beberapa peralatan pendukung. Yakni berupa electric vencing, mesin pencacah pakan dan lain sebagainya. "Ini perlu kandang mandiri, dan penyiapannya sudah dilakukan. Satu bulan pertama akan mendapat bantuan pakan bentuk konsentrat. Kemudian ada unit pengolahan pupuk organik. Ini sebagian sudah disalurkan kepada para kelompok penerima bantuan."
Berbeda dengan penyaluran bantuan hibah bersumber dari APBD, yang harus disalurkan kepada penerima berbadan hukum. Menurut Rosihan Pribadi, penyaluran bantuan APBN ini agak lebih mudah. Karena tidak harus disalurkan kepada kelompok peternak berbadan hukum. "Pada awalnya syarat sama. Tapi untuk APBN muncul fatwa MA (Mahkamah Agung). Dalam fatwa itu, kementerian tidak perlu pakai syarat yang sulit."
Selain bantuan sapi impor bersumber dari dana APBN. Tahun ini juga akan ada bantuan sapi ras Bali bersumber dari dana APBD. Sapi ras Bali ini akan disalurkan kepada 12 kelompok peternak. Masing-masing kelompok akan mendapatkan 10 ekor ternak sapi betina. Bantuan sapi Bali ini akan diarahkan pengelolaannya melalui sistem kandang komunal dan integrasi sapi-sawit. Dengan demikian secara total, para kelompok tani di Kotawaringin Barat tahun ini akan menerima bantuan 695 ekor sapi. (RD/*)


