SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor meresmikan Masjid Nurul Huda di Desa Luwuk Ranggan, Kecamatan Cempaga, Sabtu, 3 Juni 2023.  Ia mengatakan keberadaan masjid bukan hanya sebagai tempat salat. 

"Harapan kita tidak hanya bangunannya yang megah. Tetapi juga bagaimana masyarakat di sekitar ini memanfaatkan masjid dengan semaksimal mungkin. Tidak hanya untuk kegiatan salat 5 waktu, namun juga tempat membicarakan perekonomian umat termasuk kemaslahatan dan permasalahan umat," kata Halikinnor.

Dia mengatakan, Masjid Nurul Huda cukup megah untuk ukuran desa. Ia memberikan apresiasi keberadaan tempat ibadah ini berkat kerjasama, partisipasi, dan kolaborasi dari seluruh masyarakat.

"Dengan ketekunan dan keuletan dari panitia serta masyarakat sehingga terwujud Masjid Nurul Huda di Desa Luwuk Ranggan," ujarnya. 

Pemerintah daerah sempat memberikan bantuan kepada Masjid Nurul Huda di Desa Luwuk Ranggan ini sekitar tahun 2021. Halikinnor berencana memberikan bantuan kembali senilai Rp 100 juta karena kebutuhan pembangunan masjid masih sekitar Rp 500 juta. 

"Karena perlu pengurukan, perlu pagar, pembenahan, termasuk pengadaan toilet dan tempat duduknya," lanjutnya. 

Menurutnya, pembangunan tempat ibadah ini tidak pernah usai. Secara fisik pembangunan masjid dikatakan selesai, namun kebutuhan akan lebih besar sesuai perkembangan zaman. Untuk itu ia sebut pembangunan tempat ibadah merupakan tanggung jawab umat. Pemerintah hanya sebagai stimulan. 

--page

"Kita membantu semua keagamaan di Kotim. Tetapi sesuai dengan proposional agama islam lebih besar di daerah ini. Agama yang lain kita membantu setiap tahun," demikian Halikinnor. (DEWI PATMALASARI/J)