BORNEONEWS- Tamiang Layang: Bermain di Sungai Karaudi saat banjir, seorang remaja bernama Rahmadi (16), warga Murung Baki RT 26Kelurahan Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah hanyut dan tenggelam akibatderasnya aliran air, Rabu (23/3) lalu.
Berkat kerja keras TNI dan Polri bersama wargasetempat, akhirnya jenazah korban yang masih berstatus pelajar di MadrasahTsawaniah Negeri (MTsN) tersebut ditemukan tersangkut di semak bambu, sekitarsatu kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jumat (25/3) sekitar pukul16.20 WIB tadi sore.
Kapolres Bartim AKBP Teguh Widodo SIK melaluiKapolsek Dusun Tengah AKP Rizki Hidayat, SE mengatakan, pada saat itu korbantengah mandi di sungai bersama tiga orang temannya dengan menggunakan ban dalamkaret besar sebagai pelampung.
Mereka menaiki pelampung tersebut mengikutialiran sungai. Namun di tengah perjalanan, pelampung itu menabrak sepotong kayuyang membentang sehingga terbalik.
“Menurut keterangan yang kami peroleh, Rahmadimelompat sesaat sebelum pelampung terbalik. Ketika ketiga temannyaberhasil menyelamatkan diri, merekatidak melihat Rahmadi,” kata Rizki.
Saat ini, lanjut Rizki, jenazah korban sudahdibawa ke Puskesmas Ampah untuk menjalani otopsi. Usai itu, nantinya jasadtersebut akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. (Tbs/*)



