BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Makam Kristen di bilangan Jalan Diponegoro, Pangkalan Bun dalam beberapa hari terakhir sangat ramai dikunjungi  umat Nasrani yang merayakan Paskah. Kondisi ini dimanfaatkan warga sekitar untuk menjual lilin dan bunga rampai yang biasa digunakan untuk 'nyekar'.


Di bagian depan kompleks pemakaman umat Nasrani ini berjejer lapak yang menjul bunga dan lilin untuk pengunjung yang datang ke lokasi ini untuk merayakan Paskah di kuburan sanak kekuarganya.


"Lumayan setiap perayaan Paskah bunga dan lilin yang kami jual selalu dibeli, meski di jual agak mahal dari harga toko," kata seorang pemilik lapak, Anik. Sabtu (26/3/2016) malam.


Pengunjung berdatangan sejak siang hari. Mereka yang datang ke pemakaman ini dari anak- anak hingga orang tua, laki-laki maupun perempuan. Semuanya tumplek di pemakaman tersebut.


Beberapa pengunjung yang datang mengatakan dalam perayaan Paskah tersebut sudah menjadi tradisi umat Nasrani sejak dulu untuk mengunjungi makamn sanak keluarganya yang sudah meninggal di pemakaman tersebut.


"Kami ingin yang bersuka cita bukan hanya yang masih hidup yang sudah meninggal pun tetap sama, makanya kami rutin ke pemakaman setiap Paskah termasuk untuk membersihkan makam keluarga," ujar seorang pengunjung, Calvin Kurdlenson. (CR-1/m)