BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dua rumah dan satu toko buah hangus terbakar dalam kebakaran di Gang Sesepat Bawah, perbatasan RT 1 Kelurahan Raja dan RT 15 Kelurahan Baru, Pangkalan Bun, Minggu (27/3/2016) sekitar pukul 5.00 WIB.


Sumber di lokasi kebakaran mengatakan api bermula dari toko buah dengan bangunan berupa material kayu berukuran 8 x 15, milik Yasin, 35. Kebakaran yang melanda bangunan di RT 15 Kelurahan Baru ini dengan cepat menyambar rumah di belakangnya milik Asep, 55.


Tidak sampai 10 menit api sudah menyeberang ke rumah beton milik H Katon, 65, yang berada di sampingnya. Antara toko buah dan rumah milik H Katon hanya dibatasi oleh gang selebar tiga meter yang sekaligus menjadi pembatas dua kelurahan itu.


"Saat saya datang api sudah membesar, tapi baru yang toko buah. Setelah itu api menyambar bangunan di belakangnya," kata simber itu di lokasi kebakaran, Minggu (26/3/2016).


Pendi, warga Rt 15, Kelurahan Baru, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kobar, yang ikut dalam pemadaman mengatakan, mereka tidak tahu apa yang menjadi penyebab kebakaran. Tetapi sumber api berasal dari toko buah milik Yasin yang dihuni oleh tiga karyawan perempuan dan satu karyawan pria.


"Saya tidak tahu penyebab kebakaran tetapi awal api dari toko buah," kata Pendi.


Kebakaran yang terjadi selama satu jam itu, membuat para korban tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya. Hanya baju dan celana yang menempel di badan.


Pemerintah Kabupaten Kobar mengerahkan lima unit armada damkarnya untuk menjinakkan api. Selain armada tersebut, emmpat unit pemadam portable bantuan pemkab juga dikeluarkan masyarakat.


Terkendala Kabel Besar PLN


Warga yang melokalisir kobaran api agar tidak mengenai rumah lainnya mengaku terkendala oleh kabel listrik berukuran dua jari di jalur kebakaran. Menurut mereka saat damkar portable akan disemprotkan ke rumah di seberang lokasi kebakaran, mereka takut tersengat aliran listrik. Mereka hanya bisa memblokir api di luar jaringan kabel.


"Kalau kabel itu tidak ada mungkin rumah di seberang gang ini tidak ikut kena. Kami hanya sampai batas ini ngeblok apinya, " kata sumber, seorang petugas BPBD Kobar, sambil menunjuk batas lokasi yang terbakar.


Akibat musibah kebakaran ini para korban menderita kerugian ratusan juta rupiah. Kebakaran sempat memacetkan Jalan Pangeran Antasari selama tiga jam.(KOKO SULISTYO/m)