BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Penularan penyakit demam berdarah (DBD) di wilayah Kabupaten Seruyan hingga saat ini masih terjadi. Terakhir satu penderita penyakit yang ditularkan nyamuk aedes aegypti meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Seruyan dr Bahrun Abbas melalui Sekretaris Ruspandian Noor membenarkan hal itu, menurutnya penderita merupakan anak usia 6 tahun yang tinggal di wilayah Kelurahan Kuala Pembuang II, kecamatan Seruyan Hilir.
Untuk itu diminta masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi peningkatan kasus demam berdarah, meskipun sudah mulai memasuki musim kemarau.
“Masyarakat tetap kita minta waspada dan melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk,” kata Ruspandian Noor, Selasa, 6 Juni 2023.
Berkaca pada kasus yang terjadi saat ini menandakan bahwa rantai penularan demam berdarah masih ada, sehingga diperlukan langkah bersama untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk.
“Kami harapkan seluruh masyarakat bisa berperan aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus di lingkungan masing-masing,“ pintanya.
--page
Ditambahkan upaya dalam mencegah penularan penyakit demam berdarah harus dilakukan secara serentak atau bersama sama, agar rantai penularan penyakit ini bisa terputus dan tidak ada lagi kasus baru. (FAHRUL/R)









