BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko menyampaikan ada beberapa komoditas yang perlu mendapat perhatian terkait inflasi.
"Ada beberapa yang menjadi atensi yakni daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih dan beras,” tutur Yuas dalam keterangannya usai mengikuti rapat koordinasi bersama pemerintah pusat secara virtual dari ruang Bajakah, Selasa 6 Juni 2023.
Namun, ia menegaskan walaupun ada beberapa komoditas yang perlu diperhatikan, angka inflasi di Kalteng masih aman dan terkendali.
Dia mengungkapkan Pemprov Kalteng akan segera menggelar rapat evaluasi TPID terhadap hasil rilis BPS terkait inflasi Kalteng bulan Mei 2023 serta membahas berkenaan dengan hal-hal yang menjadi atensi.
Sementara itu, berdasarkan data rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng pada Mei 2023, inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit sebesar 0,28 persen.
Inflasi tersebut menunjukan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 117,09. Dari 90 kota IHK di Indonesia, 77 kota mengalami inflasi, sedangkan 13 kota mengalami deflasi.
--page
Inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit pada Mei 2023 terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau 1,29 persen.
Kemudian kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,16 persen, kelompok kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,08 persen, serta kelompok kesehatan 0,01 persen. (HERMAWAN DP/Y)









