BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menegaskan inflasi Kalteng masih relatif stabil menjelang Iduladha 1444H.
Ia menyampaikan selain inflasi stok dan pasokan masih terjaga di objek sampel Kalteng, Kota Palangka Raya dan Kota Sampit.
“Stok juga masih tersedia hingga Hari Besar Iduladha mendatang, pasokannya juga lancar dan harga masih terjangkau,” sebut Yuas dalam keterangannya saat pemantauan bahan pokok menjelang hari raya Iduladha, Rabu 7 Juni 2023.
Yuas menyebut, hingga saat ini Pemprov masih berupaya untuk menekan angka inflasi di Kalteng dengan terus menggelar pasar murah dan pasar penyeimbang.
Sementara itu, berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng inflasi gabungan Kalteng Inflasi tahun ke tahun atau Year on Year (YoY) Mei 2023 terhadap Mei 2022 berada pada angka 4,17 persen.
Inflasi gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit pada Mei 2023 terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,29 persen.
--page
Kemudian kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,16 persen, kelompok kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,08 persen, serta kelompok kesehatan 0,01 persen. (HERMAWAN DP/R)









