Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menjalin hubungan kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mengembangkan pertanian di daerah itu.


“Kerja sama tersebut kita tuangkan dalam kesepakatan bersama atau Memorandum Of Understanding (MoU). Hal itu sudah kita lakukan belum lama ini,” kata Kepala Dinas Pertanian Peternakan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (DP3KP) Kotawaringin Timur (Kotim) I Made Dikantara saat dihubungi, Sabtu (26/3/2016).


Ia melanjutkan dipilihnya IPB dalam kerja sama pengembangan pertanian tersebut karena perguruan tinggi itu dinilai lebih paham dan mengetahui tentang pertanian. Menurut Made, dengan adanya kerja sama pengembangan pertanian tersebut diharapkan pertanian di Kotim bisa lebih maju lagi di masa mendatang.


“Awal April 2016 nanti IPB rencananya akan melakukan survey ke kawasan pengembangan pertanian terkait dengan kerja sama yang sudah ditandatangani tersebut,” imbuh dia.


Wilayah yang akan di survei IPB untuk pengembangan pertanian itu, lanjut dia, rencana di bagian selatan Kotim, yakni meliputi Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut dan Kecamatan Teluk Sampit.


Made menjelaskan, survey lokasi tersebut dilakukan untuk memastikan jenis tanaman apa yang dapat dikembang di lokasi tersebut. Ini perlu diawal survey untuk mengetahui tanaman yang cocok ditanam di daerah tersebut.


“Di lahan yang akan disurvey tersebut kita sudah mengusulkan pelepasan kawasan ke pemerintah pusat dengan luas arealnya mencapai 52.000 hektare,” katanya.


Made mengatakan, selain kerja sama pengembangan pertanian pemerintah Kotim juga meminta bantuan IPB merancang dan membuat danau buatan di daerah tersebut.


“Pembangunan danau buatan tersebut diperlukan yang nantinya diharapkan berfungsi untuk mengairi sawah yang ada di wilayah selatan Kotim,” katanya. 

(ANT/B-8)