KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Grup Tari Sanggar Insani Bajenta MTsN 1 Kapuas berhasil menjadi yang terfavorit dalam ajang Coboy Town Festival GIBS. 

Festival yang diselenggarakan oleh  Global Islamic Boarding School (GIBS) Kalimantan Selatan grup Tari Madrasah ini mengikuti festival tinggkat SMP/MTs, bersaing dengan grup tari dari berbagai sekolah yang ada di Kalimantan tengah dan Kalimantan Selatan.

Kepala MTsN 1 Kapuas Arbainsyah, sangat mengapresiasi atas keberhasilan anak didiknya dalam ajang tersebut. Keberhasilan  itu menunjukan bahwa  anak didiknya mampu bersaing dan berkompetisi dengan  siswa lainnya dalam bidang seni tari.

“Berlatih dan asah kemampuan dengan rajin dan tekun, agar dimasa yang akan datang dapat mengembangkan seni tari serta mampu berkiprah dalam lingkungan masyarakat,” kata Arbainsyah, Kamis, 8 Juni 2023.

Sementara itu pada even Festival Gibs, Sanggar Insani Bajenta MTsN 1 Kapuas menampilkan tujuh orang penari yakni, Amyra Syifania Khairunnisa Ghassani, Nor Azkiya Asmiati, Nadia Vania,  Callista, Rahil Imtiyaz, Dwi Rahmiyati Assyifa, Naufa Ulya Dwi Putri, Nayla Amalia didampingi oleh guru pembimbing Annisa Rusida Fitriani, Mila Karmila serta Pandi Surahman.

--page

Tarian yang ditampilkan menurut Pandi Surahman, menceritakan tentang Pusaka Dohong Nyai Undang, yang terkenal dengan nama Dohong Raca Hulang Jela Bapulang Kayu Nyilu. Dohong oleh kaum wanita dayak digunakan untuk menjaga kehormatan, martabat, serta harga diri seorang wanita Dayak.

“Gerakan yang digunakan berpijak pada tari tradisional Kalimantan Tengah, serta diperkaya dengan  tari kreasi baru. Melalui tarian ini merupakan upaya untuk melestarikan Dohong di masyarakat khususnya Kabupaten Kapuas,” ucap Pandi. (DODI RIZKIANSYAH/H)