KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Akumulasi hotspot atau titik panas di wilayah Kabupaten Kapuas hingga update 7 Juni 2023 terpantau ada 60 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga usai Rapat koordinasi (Rakor) pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Aula kantor Bappelitbangda Kapuas, Kamis, 8 Juni 2023.

"Di wilayah Kabupaten Kapuas sudah terpantau akumulasi hotspot ada 60 titik dan ini sudah ditindaklanjuti, di cek ke lapangan bagaimana confidence level atau tingkat kepercayaannya," kata Panahatan Sinaga kepada wartawan.

Dalam periode tahun ini tersebut selama ini yang sudah ditangani atau pemadaman karhutla sudah dilakukan 2 kali dengan jumlah lahan yang terbakar 22 hektare. 

"Jadi, harapan kami kita harus betul betul bersama-sama bergandengan tangan. Mengedukasikan kepada masyarakat supaya kita terhindar dari bencana Karhutla," ucapnya.

Mengingat kondisi cuaca diprediksi semakin ekstrem di desarian bulan Juni sampai dengan desarian II di September 2023. Dengan puncak ekstremnya berada pada bulan Agustus dan desarian II bulan September 2023. 

--page

"Nah ini informasi yang perlu kita pahami bersama. Tentunya terima kasih atas sinergitas antara TNI, Polri, instansi terkait, masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, PBS dan relawan, mari kita bergandengan tangan menghadapi Kapuas supaya terhindar dari Karhutla," imbuhnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)