TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Nelayan bernama Ardiansyah alias Jambir (66) warga RT 01 Desa Magantis Kabupaten Barito Timur ditemukan terapung tak bernyawa di Sungai Patai Desa Pulau Patai, Jumat, 9 Juni 2023.

Korban pertama kali ditemukan oleh sesama nelayan yang melintas di lokasi, kemudian mengabarkan penemuan jenazah tersebut kepada warga sekitar dan keluarganya di Magantis.

"Kami mendapatkan info penemuan mayat sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi," ungkap Koordinator Kebencanaan Relawan Matabu Jaya, Achmad Khomaru saat diwawancarai.

Jenazah Jambir selanjutnya dievakuasi oleh gabungan Relawan Matabu Jaya, Sulung Rescue, anggota Bhabinkamtibmas dan warga setempat menggunakan kelotok sejauh 1 kilometer menuju dermaga lalu diteruskan dengan ambulans menuju Desa Magantis.

Seorang kerabat dekat korban yang diwawancarai di rumah duka mengatakan, saat mencari ikan korban biasa meninggalkan rumah beberapa hari bahkan hingga seminggu, tergantung hasil tangkapan ikan yang diperoleh.

--page

"Di hilir sana ada pondok yang dibuat, jadi kalau belum dapat ikan belum pulang," ungkap kerabat korban yang enggan ditulis namanya itu.

Namun dia mengungkapkan, korban sempat pulang ke rumah kemarin pagi, sehingga diduga korban baru satu malam tenggelam di Sungai Patai.

Kerabat korban tersebut juga menyebutkan bahwa Jambir memiliki riwayat terserang stroke ringan namun sudah pulih. "Almarhum juga masih minum obat rutin mungkin karena ada penyakit bawaan," ungkapnya.

Meski demikian pihak keluarga belum dapat menyimpulkan penyebab korban meninggal dunia dan ditemukan terapung di sungai.

Saat berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih meminta keterangan keluarga korban di rumah duka. (BOLE MALO/H)