BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai upaya menjaga keindahan kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat saat ini berbagai pihak terus lakukan pembersihan dan perbaikan infrastruktur pendukung publik yang dianggap berpotensi mengganggu keindahan dan kenyamanan warga.
Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kelurahan Mendawai, sejak awal Mei 2023 hingga saat ini. Lurah Mendawai Rahadian Syahmi, Jumat, 9 Juni 2023 menjelaskan upaya pembersihan lingkungan di wilayah tugasnya tersebut dilakukan secara bergotong-royong oleh warga.
"Sejak 7 Mei 2023, kami beserta warga telah melakukan gotong royong di RT 1, 2 dab 3. Kemudian selanjutnya 14 Mei 2023 dilakukan di Jalan Perwira RT 4,5 dan 6 Kegiatan ini memang digelar secara berkelanjutan, guna menunjang Program Sensasi Arut Selatan (SAS) Kecamatan Arsel yaitu Gerakan Bersih Kota (Geberkot)," jelas Lurah Mendawai.
Dia menjelaskan jalan lingkungan yang mengalami kerusakan minor juga menjadi perhatian dari gotong royong yang dilakukan pihaknya bersama warga.
"Jalan Cempaka RT 14a dan 14b juga tekah dilakukan pengecoran tanggal 4 Juni 2023. Selain itu dalam program lainnya pelaksanaannya kami juga bekerjasama dengan Dinas PUPR dan BPBD membersihkan drainase yang tersumbat di Jalan Hasannudin dekat Bundaran Jam," jelasnya.
Bukan hanya itu saja, lantaran saat ini masih banyak ditemukan lahan atau pekarangan kosong milik pribadi yang terkesan tidak terawat, juga akan me jadi sasaran pembersihan yang dilakukan oleh pihaknya.
"Memang lahan tersebut secara sah milik pribadi. Namun kondisinya yang terlihat kurang terpelihara sehingga ditumbuhi semak belukar hingga seng penutup yang terlihat kurang sedap dipandang, namtinya akan kami percantik dengan cara di cat," jelasnya.
Namun sebelumnya pihaknya akan memghubungi si pemilik lahan kosong tersebut agar yang bersangkutan juga mengetahui tujuan mereka.
--page
"Sebenarnya ini tujuannya agar kota kita khususnya yang berada di wilayah Kelurahan Mendawai terlihat cantik dan indah. Sehingga dengan tampilan kota yang indah, bersih dan cantik, harapannya masyarakat bisa nyaman tinggal dan menjalankan aktivitas di kota kita ini," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)









