PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid mendorong adanya pembaharuan data secara berkala yang dilakukan oleh pemda baik provinsi, kabupaten dan kota terkait kebutuhan daging baik ayam maupun sapi.

"Karena setiap adanya perayaan hari besar keagamaan, permintaan akan daging baik ayam maupun sapi itu meningkat. Jadi kebutuhan masyarakat terhadap kebutuhan daging ini datanya perlu terus diperbaharui," ucapnya, Jumat, 9 Juni 2023.

Pembaharuan data tersebut juga bisa dijadikan acuan untuk mengetahui jumlah peternak di Kalteng apakah sudah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat atau belum sehingga jika dari data itu diketahui tidak dapat memenuhi maka perlu dicanangkan program.

"Program yang bisa dicanangkan yaitu fokus pada pengoptimalan perternak yang ada dan juga mendorong peternak baru. Sehingga, nantinya kebutuhan daging baik ayam maupun sapi bisa selalu dapat dipenuhi untuk masyarakat di provinsi ini," ujarnya.

Pengoptimalan dan menambah jumlah peternak yang ada juga menjadi salah satu cara efektif dalam upaya mengendalikan harga daging ayam maupun sapi yang kerap kali mengalami kenaikan pada saat perayaan hari besar keagamaan khususnya di Kalteng.

--page

"Harga mahal itu karena daging atau ternak kebanyakannya masih didatangkan dari luar daerah. Jadi, kalau memanfaatkan dari dalam daerah pastinya dari harga akan lebih murah. Begitu juga dengan pemenuhan pakan perlu juga dipikirkan membangun industri pakan ternak di Kalteng," tukasnya. (DONNY D/R)