BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Pimpinan Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia atau BPC Gapensi Barito Timur menggelar Musyawarah Cabang atau Muscab V tahun 2023, di Tamiang Layang, Sabtu, 10 Juni 2023.
Acara tersebut dihadiri Ketua Badan Pengurus Daerah atau BPD Gapensi Kalimantan Tengah Rahmat Nurhadi, Sekretaris BPD Gapensi, Jekhi B Usin, Ketua BPC Gapensi Barito Timur Nempel K Djandang, Sekretaris BPC Gepensi Anugrah Febrianto serta anggota BPC Gapensi Barito Timur.
Dalam laporannya Sekretaris BPC Gapensi Barito Timur sekaligus Ketua Panitia Muscab V Gapensi, Anugerah Pebrianto mengatakan, Muscab digelar dalam rangka pemilihan pengurus baru untuk periode 2023 - 2028, mengatasi dampak inflasi pada dunia usaha di Barito Timur serta memperkuat solidaritas antar anggota Gapensi.
"Melalui Muscab V ini, BPC Gapensi Barito Timur bertekad meningkatkan kapasitas dan jumlah pengusaha lokal untuk berperan aktif sebagai mitra kerja pemerintah daerah," ucapnya.
Saat dimintai tanggapannya sebelum dimulai pemilihan pengurus BPC Gapensi yang baru, Ketua BPD Gapensi Kalimantan Tengah Rahmat Nurhadi mengapresiasi Gapensi Barito Timur karena dapat melaksanakan Muscab sesuai dengan AD/ART Gapensi.
"Salah satu cabang Gapensi yang eksis adalah Barito Timur, artinya masih bisa menjembatani teman-teman anggota dan organisasi masih bisa berjalan dengan baik pasca pandemi covid-19," ujarnya.
Rahmat berharap Gapensi ke depan pengurus yang baru tetap bisa menjembatani kepentingan anggota serta memberikan masukan ke pemerintah daerah apabila nanti ada anggaran yang besar dibagi dalam kegiatan yang kecil-kecil agar semua anggota Gapensi bisa kebagian.
"Supaya pemerataan kawan-kawan semua berkesempatan untuk ikut bekerja, kalau pekerjaannya dibikin besar teman-teman yang kecil-kecil tidak diberi kesempatan untuk berkompetisi sehingga akhirnya secara tidak langsung akan mematikan pengusaha kecil yang ada di Barito Timur," ucapnya.
Ketua BPC Gapensi Barito Timur, Nempel K Djandang mengungkapkan, selama ini kendala yang dihadapi anggota Gapensi Barito Timur yaitu tidak mendapatkan pekerjaan dari pemerintah daerah
"Awalnya kan kami ini anggotanya ada seratus lebih, sekarang cuma tinggal 14 orang anggota saja, karena kendalanya kalau tidak dapat pekerjaan mana bisa menghidupi perusahaan kita," katanya.
--page
Menurut Nempel, sekalipun pihaknya selama ini sering melapor ke pemerintah daerah bahwa anggota Gapensi banyak yang tidak mendapatkan pekerjaan namun tidak ada tanggapan.
Karena itu dia berharap pada periode berikut pemerintah daerah memberikan perhatian kepada pengurus anggota Gapensi yang ada di Barito Timur sehingga semua bisa mendapatkan pekerjaan. (BOLE MALO/R)









