PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, pada bulan Januari hingga Mei ada 29 kali kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyampaikan, pada 10 hari pertama bulan juni sudah dua kali terjadi Karhutla di Kota Palangka Raya, pertama terjadi Selasa, 6 Juni 2023 di Jalan Tabat Kalsa Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sebangau.

Pada kejadian pertama tersebut lahan yang terbakar seluas 0,07 Hektar (Ha), kejadian kedua terjadi pada hari Jum'at, 9 Juni 2023 di Jalan Talawang Ujung Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau.

Di sana lahan yang terbakar seluas 0,61 ha. " Dua kali ya kebakaran hutan dan lahan bulan ini dimana dua duanya terjadi di Kecamatan Sebangau, saya harap camat dan lurah bisa membantu kami dalam hal sosialisasi setop karhutla," Katanya, Sabtu 10 Juni 2023.

Dengan adanya dua kejadian tersebut, saat ini Kota Palangka Raya mengalami total 31 kali kejadian Karhutla, dengan total luas lahan yang terbakar 21,68 hektar baik itu hutan maupun lahan.

--page

"Sekali lagi saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya agar jangan membakar lahan, apabila tertangkap basah, maka akan diserahkan kepada pihak yang berwajib," pungkasnya. (PATHUR/R)