PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Adanya kasus pengerusakan fasilitas sekolah kristen yakni Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di Pal 38 Palangka Raya tepatnya Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu baru-baru ini menuai tanggapan dari kalangan anggota DPRD Kalteng.

Salah satunya Kuwu Senilawati yang merupakan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng. Dia meminta pihak berwenang segera menangani kasus pengerusakan sekolah kristen di pal 38 Palangka Raya tersebut. Sebab kasus ini perlu mendapat perhatian serius.

"Satuan pendidikan itu merupakan tempat anak-anak usia dini bersekolah. Adanya kasus tersebut pastinya kegiatan belajar maupun bermain anak-anak terganggu. Tentu kita sangat prihatin, kasus ini perlu segera ditangani oleh pihak berwenang," ucapnya, Senin, 12 Juni 2023.

Kuwu mengungkapkan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan ada sekitar dua ruangan kelas yang fasilitas didalamya dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab. Sangat diharapkan pihak berwenang bisa secepatnya mengungkap pelaku pengerusakan sekolah tersebut.

"Semoga saja pihak berwenang dapat secepatnya mengungkap pelaku pengerusakan itu. Kita minta ditindak tegas berikan hukuman setimpal, karena pelaku seperti ini jangan sampai dibiarkan, sekolah itu tempat menimba ilmu, kalau dirusak proses belajar mengajar akan terganggu," ujarnya.

--page

Di sisi lain, Kuwu mencurigai pengerusakan sekolah tersebut terjadi karena dipicu oleh persoalan lahan atau tanah. Sebab, menurutnya kalau unsur lain tidak mungkin terjadi, pasalmya ia mengakui bahwa wilayah Tangkiling merupakan daerah yang berwarna dan tentram.

"Tidak mungkin kalau adanya unsur lain, kalau persoalan lahan atau tanah bisa jadi. Karena memang daerah Tangkiling ini jauh dari berbagai persoalan negatif disana bisa dikatakan tentram. Harapan kita pelaku segera bisa ditangkap dan dihukum sesuai dengan apa yang diperbuat," tukasnya. (DONNY D/R)