NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lamandau Hendra Lesmana berharap agar masjid di daerah setempat tidak dijadikan tempat untuk memecah belah umat. Terutama saat tahun politik jelang Pemilu.

“Jangan gunakan masjid untuk memecah belah umat,” tegas Hendra, Selasa, 13 Juni 2023.

Masjid, kata dia, seharusnya menjadi sarana beribadah kepada Allah dan tempat pendidikan bagi umat Islam, sehingga fungsinya tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak produktif atau tidak bermanfaat, apalagi yang bisa memecah belah umat.

Pria yang juga Bupati Lamandau itu mengingatkan, masjid sebagai sarana pendidikan bagi umat, hendaknya harus dijalankan sesuai dengan fungsinya, sehingga masjid-masjid bisa dimakmurkan.

Ia mengimbau bahwa masjid semestinya digunakan untuk tempat beribadah dan menimba ilmu. Pesta demokrasi sebentar lagi akan digelar, Hendra berharap masjid tidak digunakan untuk sarana mengujar kebencian dan memecah belah umat.

--page

“Masjid jangan diisi dengan ujaran kebencian, terlebih kita sebentar lagi mengadakan pemilu,” pintanya.

Harusnya, lanjut dia, masjid dijadikan sebagai tempat kesejukan buat umat, menyebarkan nilai toleransi beragama, sehingga terwujud suasana aman, damai, kondusif, dan sejuk dalam pelaksanaan pesta demokrasi pada 2024 mendatang.

“Marilah kita gunakan masjid ini betul-betul untuk bersama melaksanakan ibadah agama dan jangan gunakan masjid untuk memecah belah diantara sesama karena agama Islam adalah agama yang rahmatan lil'alamin,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/H)