SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Timur akhirnya memperbaiki Jembatan Sei Mentawa atau yang lebih dikenal dengan Jembatan Patah di Jalan Kapten Mulyono, Sampit. Perbaikan itu dilakukan, Selasa, 13 Juni 2023, sejak pagi hingga tengah hari. 

"Kami menutup lalu lintas untuk sementara, karena sedang memperbaiki jembatan. Yang kerja ada di atas dan bawah jembatan jadi kalau ada kendaraan melintas kasihan yang di bawah bergelantungan," kata Kepala Dinas PUPR Kotim Kaspul Zein melalui Pengawas Teknis Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kotim Suhardiono.

Perbaikan itu meliputi penggantian 2 buah pelat besi, pemasangan kembali pelat besi yang lepas, pemasangan serta penggantian baut yang lepas dan kendor.

Suhardiono menjelaskan, perbaikan ini menindak lanjuti laporan warga yang melihat seorang laki-laki mengangkut 2 buah pelat besi di Jembatan Patah menggunakan gerobak. Juga lepas dan longgarnya baut mengakibatkan kayu terangkat saat kendaraan melintasinya. Kondisi demikian membahayakan pengendara, sehingga Dinas PUPR bertindak cepat. 

"Kemarin malam ada yang melihat seseorang menggunakan mobil pick up hendak mengambil pelat besi yang lepas lagi. Kemungkinan karena terlalu berat, tidak jadi diangkut. Kalau berdua mungkin bisa jadi hilang lagi," ujarnya.

Suhardiono menunjukkan sebuah pelat besi panjang yang baru rampung dipasang kembali. Pelat besi itu nyaris diambil oknum tak bertanggung jawab. Padahal pelat besi itu memperkuat jembatan saat kendaraan melintas.

--page

Ke depan Dinas PUPR akan melakukan pengaspalan terhadap pelat besi. Ia berharap masyarakat turut memelihara jembatan semi permanen ini.

"Ini fasilitas umum kalau diambil seperti itu, nanti masyarakat yang rugi. Juga karena faktor keselamatan. Kita harus pelihara bersama, demi keselamatan bersama," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/R)