PEMERINTAH Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akan menggelar pertemuan bersama seluruh kepala sekolah menengah pertama (SMP), negeri maupun swasta. Mengenai adanya penolakan pembangunan sarana prasarana pendidikan SMP baru di Desa Sungai Kapitan, Kumai. Rapat pertemuan tersebut rencananya akan digelar di Kantor Pemerintah Kecamatan Kumai, pada Selasa (29/3/2016) pagi.


Camat Kumai, Syahrudin mengatakan, aspirasi kepala sekolah swasta yang keberatan terhadap rencana pembangunan SMP Negeri 5 Kumai, di Sungai Kapitan, sudah diterima dan akan segera ditindak lanjuti. Syahrudin berpendapat, pembangunan SMP baru di Kumai, yang didanai dengan dana alokasi khusus (DAK) dari kementerian ini bukan hanya untuk kebutuhan pendidikan di Kumai, dalam satu atau dua tahun ke depan, melainkan untuk kebutuhan masa depan pendidikan Kumai.


Ia tak bisa menjamin di tahun-tahun mendatang, dukungan anggaran dari pusat untuk penyediaan sekolah baru di Kumai, kembali akan digelontorkan. “Itu sudah dari dua tahun lalu, dan 2014 ditolak. Karena dianggap belum perlu. Nah ini ada DAK lagi. Besok saya kumpulkan semua kepala SMP di Kumai,” kata Syahrudin, Senin (28/3/2016). 

(RD/B-7)