BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng menyampaikan pada tahap pertama ada 19 perangkat daerah dan beberapa Biro yang akan menjadi objek pendalaman terhadap sistem data.
Pembangunan system dan pendampingan bagi pemerintah Provinsi Kalteng dalam implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ini dipercayakan kepada PT. Indoraj Arsip Multiguna.
“Terdapat 338 data eksisting yang berada di Provinsi Kalteng (organisasi perangkat daerah),” kata Kepala Diskominfosantik Kalteng, Agus Siswadi saat Kick Off Meeting Implementasi Percepatan SPBE, Satu Data dan Satu Aplikasi di Aula Eka Hapakat, Selasa, 13 Juni 2023.
Ia menjelaskan data tersebut terbagi menjadi 4 sifat data dengan 38,7 persen atau 144 Data merupakan data yang bersifat Terbuka.
Kemudian, 14,2 persen atau 53 Data merupakan data yang bersifat Tertutup dan 42,5 persen atau 158 Data merupakan data yang bersifat Terbatas serta 4,6 persen atau 17 Data merupakan data yang bersifat terbatas/tertutup.
Dengan pembagian 70 Data merupakan data dengan interval update Realtime, 15 Data merupakan data dengan interval update Harian.
Kemudian 147 Data merupakan data dengan interval update Bulanan, 34 Data merupakan data dengan interval update Tiga Bulanan, 24 Data merupakan data dengan interval update Enam Bulanan.
--page
Setelah itu, 100 Data merupakan data dengan interval update Tahunan, 3 Data merupakan data dengan interval update Dua Tahunan, 2 Data merupakan data dengan interval update Tiga Tahunan, dan 3 Data merupakan data dengan interval update Lima Tahunan. (HERMAWAN DP/J)









