BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, maka pemerintah daerah berencana akan mengaktifkan pasar desa.
Hal tersebut disampaikan oleh Plh Sekda Kobar Juni Gultom, sesuaiinstruksi Pejabat (Pj) Bupati Kobar bahwa untuk menggeliatkan ekonomi di desa, sehingga ekonomi bisa tumbuh dan bisa mengurangi jumlah kemiskinan di Kotawaringin Barat.
"Untuk menggeliatkan ekonomi di desa memang bukan perkara mudah, mengingat, saat ini persaingan digital sangat canggih," ujarnya saat dikonfirmasi belum lama ini.
Namun dari hal tersebut, masih ada upaya dalam menggeliatkan ekonomi. Diantaranya dengan mengaktifkan pasar di desa.
"Ada beberapa pasar yang coba kita aktifkan lagi. Harapanya bisa menumbuhkan ekonomi baru di desa-desa," kata Juni Gultom.
Sangat sayang aset yang dimiliki Pemkab Kobar ini tak digunakan. Sehingga perlahan dengan mengaktifkan pasar desa, maka harapanya bakal tumbuh ekonomi baru.
"Karena selama ini masyarakat yang hendak mencari kebutuhan harus ke Pangkalan Bun. Maka ini nanti yang akan kita bagi. Dimana masyarakat bisa memanfaatkan pasar desa untuk membeli sejumlah kebutuhan," jelasnya.
Tentu ini salah satu upaya yang dilakukan agar ekonomi bisa tumbuh secara merata. Kemudian para pedagang juga bakal lebih enak, karena tak harus memasarkan ke Pangkalan Bun lagi.
Dengan harapan dengan ekonomi yang tumbuh, maka angka kemiskinan di Kobar juga bisa terus berkurang. Mengingat upaya ini yang harus digencarkan oleh Pemkab Kobar di semua lini.
--page
"Pengaktifan Pasar Desa ini akan memberikan kesempatan para petani di desa menjual hasil pertanianya di pasar terdekat. Sehingga tak perlu ongkos mahal untuk di bawa ke Pangkalan Bun. Inilah yang kita harapkan bahwa ekonomi bisa tumbuh dimana-mana," pungkasnya. (DANANG/R)









