KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Berinto menilai Pemkab Kapuas melalui perangkatnya tidak peka terkait kondisi halaman SMAN 1 Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah yang tergenang air.

Menurut wakil rakyat dari Dapil III Kapuas ini bahwa bukan hari ini saja sekolah tersebut digenangi air, terutama pasca banjir. Tetapi sudah berulang bertahun tahun. 

"Hal ini sudah disampaikan ke pemerintah daerah. Pemerintah daerahnya kalau sudah tersebut SMA seolah olah itu karena kewenangan provinsi lalu dibiarkan, ni ada pembiaran Pembiaran berlanjut. Pemerintah daerah Kapuas ini tidak peka dengan dunia pendidikan di Pujon," kata Berinto, usai hadiri Paripurna DPRD, Selasa, 13 Juni 2023.

Atas kondisi tersebut, seolah dibiarkan saja orang tidak bisa apel, yang mana peserta didik sekolah di SMA itu tidak maksimal, sekolah karena banjir. 

"Dan ini dibiarkan oleh Pemkab Kapuas dan yang banjir/genangan itu tidak hanya SMA. Masyarakat sekitar, masyarakat Pujon dibiarkan bertahun tahun. Nah, apa namanya, ini tidak peka," tegasnya. 

Oleh karenanya, politisi dari Partai NasDem ini berharap Plt Bupati Kapuas yang mantan pendidik ini bisa memperhatikan itu.

"Nah kalau ada perangkatnya ada yang tidak melaksanakan tugas. Copot, berhentikan dong," ucapnya.

--page

Ia menyebutkan hal itu juga merupakan asumsi masyarakat, bahwa Pemkab tidak peka dan alergi terkait pembangunan di SMA.

"Tapi, kami meyakini Plt Bupati Kapuas tidak mungkin tidak mendukung dunia pendidikan," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)