KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kuala Pembuang mengambil langkah proaktif dalam menjaga kualitas distribusi air kepada para pelanggannya dengan mengoperasikan intake Tanjung Paring.

Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap masuknya air laut hingga ke sumber air baku utama PDAM di Sungai Mitak.

Pj Direktur PDAM Kuala Pembuang, Radiun, menjelaskan bahwa pengoperasian intake Tanjung Paring dilakukan pada waktu tertentu, khususnya saat kondisi air baku di Sungai Mitak terasa payau.

Radiun menambahkan bahwa kondisi seperti ini biasa terjadi pada saat memasuki musim kemarau yang mengakibatkan penurunan kualitas air.

Sumber air baku Tanjung Paring terletak di wilayah Desa Pematang Limau, Kecamatan Seruyan Hilir, yang cukup jauh dari muara Sungai Seruyan. Oleh karena itu, selama musim kemarau, PDAM Kuala Pembuang memanfaatkan sumber cadangan ini untuk memenuhi kebutuhan air tawar bagi para pelanggan.

--page

"Tanjung Paring menjadi cadangan air baku kita. Jika sumber utama air baku kita berubah rasa akibat masuknya air laut, pengambilan air baku kita alihkan ke sana," kata Radiun, Rabu, 14 Juni 2023.

Langkah ini merupakan upaya yang dilakukan oleh PDAM Kuala Pembuang guna memastikan kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan tetap terjaga.

Dalam situasi di mana air laut masuk ke sumber air baku utama, penggunaan intake Tanjung Paring menjadi solusi yang efektif untuk menyediakan air bersih kepada masyarakat. (FAHRUL/J)