SEJUMLAH petani pisang di wilayah Kecamatan Pulau Malan mengeluhkan terhadap kondisi tanaman mereka yang diserang penyakit bercak putih sejak beberapa hari terakhir.
Akibat serangan bercak putih ini pertumbuhan tanaman pisang terganggu. Bahkan sudah ada tanaman pisang yang mati akibat penyakit ini.
Darto, pemilik kebun pisang warga Desa mengakui jika sebagian tanaman pisang miliknya dan warga lainnya mulai diserang penyakit bercak putih.
Darto mengaku bercak putih mulai menyerang setelah kebun pisangnya sempat kebanjiran akibat luapan air Sungai Katingan sebulan lalu.
“Setelah kebanjiran kemarin muncul bercak putih yang menyerang sebagian tanaman pisang kita,” sebut Darto saat di Kasongan, Senin (28/3/2016).
Awalnya bercak putih ini menempel di bagian batang bawah. Lalu lama kelamaan menyebar sampai ujung batang pisang. Tak hanya pisang yang sudah berbuah, bercak putih juga menyerang pisang yang masih muda.
“Akibat serangan bercak putih ini tanaman pisang menjadi layu, bahkan ada sebagian yang terlihat kerdil pertumbuhannya tidak normal,” katanya.
Darto mengaku merugi dengan adanya serangan bercak putih ini. Pasalnya pisang yang diserang sebagian sudah berbuah.
“Kita khawatirnya bercak putih ini terus menjalar, makanya sebagian tanaman pisang yang terserang bercak putih kemarin kita tebang,” katanya.
Wilayah Pulau Malan dikenal sebagai penghasil pisang terbesar di Kabupaten Katingan. (GP/B-6)


