SPANYOL harus puas hanya bermain imbang tanpa gol kala meladeni tantangan tuan rumah Rumania dalam laga persahabatan yang digelar di Cluj Arena, Senin (28/3/2016) dini hari.
Ini merupakan kali kedua Spanyol hanya mampu bermain imbang, setelah dua hari sebelumnya ditahan Italia 1-1.
Kegagalan La Furia Roja memenangi dua laga terakhirnya bisa menjadi pertanda buruk jelang putaran final Piala Eropa 2016 di Prancis.
Spanyo sebenarnya memiliki catatan mengagumkan di kejuaraan antarnegara Eropa. La Roja tercatat tiga kali tampil sebagai juara, yakni pada 1964, 2008, dan terakhir 2012. Selain itu pernah menjadi runner up pada 1984.
Tapi penampilan yang tersuguh di Cluj Arena, Cluj, Rumania, benar-benar mengecewakan. Turun dengan kekuatan penuh, skuat asuhan Vicente Del Bosque tidak mampu mencetak satu gol pun. Padahal, secara keseluruhan, Spanyol lebih menguasai jalannya pertandingan.
Hasil tersebut menambah tebal keraguan rakyat Spanyol, juga fans mereka di seluruh dunia, terkait peluang El Matador kembali menguasai Benua Eropa.
Spanyol memang mempunyai sederet pemain top, seperti Iker Casillas, David Silva, Alvaro Morata, Juan Mata, Gerard Pique, Pedro Rodriguez, serta Cesc Fabregas. Namun, nama-nama beken itu bukanlah jaminan.
Sebanyak 24 negara yang tergabung dalam enam grup akan bertarung di Prancis pada Juni hingga Juli mendatang. La Furia Roja sendiri berada di grup D bersama Republik Ceko, Turki, dan Kroasia. Ketiga lawan Spanyol itu bukanlah tim kacangan.
Ceko berangkat ke Prancis dengan status juara grup A. Di Piala Eropa, tim ini pernah menjadi runner up pada 1996, lalu masuk perempatfinal pada 2012, dan tembus hingga ke semifinal pada 2014.
Turki memang tidak sebaik Spanyol dan Ceko di babak kualifikasi. Meski begitu, Ay-Yildizlilar bukan tim anak bawang. Turki penah melangkah hingga ke babak semifinal pada Piala Eropa 2008.
Lalu Kroasia. Mereka juga berpeluang menjadi batu sandungan bagi Spanyol. (Ant/Skysport/B-3)








